• This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

  • ekahope

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

  • [SAYA INDONESIA]

    Menggalakkan gotong royong, rasa kepedulian serta menanamkan semangat Pancasila dalam kehidupan sehari - hari

  • Partai BERKARYA

    Saatnya BERKARYA, bukan bergaya

  • PARTAI BERKARYA (Nomor 7)

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 16 Januari 2018

LIBIDO POLITIK


Mahar politik yang akhir - akhir ini menjadi ramai diperbincangkan di awal tahun politik merupakan akumulasi politik akibat semakin tingginya harga politik di Indonesia. Mahar politik itu antara ada dan tiada tergantung darimana prespektif kita dalam menyikapi kewajarannya. Seperti banyak orang mengatakan bahwa saat ini kita sedang menjalankan yang namanya industri politik, bagi yang menganggap politik ini industri bisa jadi mahar itu sebuah kewajaran karena itu dianggap modal.

Fenomena politik kita yang terjadi selama ini menurut saya bahwa permasalahannya ada pada sistem, sistem demokrasi kita yang memang memberikan ruang  seperti ini dimana yang berduit dan yang disokong yang berduit yang menjadi penguasa dan mengelola negeri ini. dan itu semakin ditunjang oleh karena kondisi masyarakat yang dihadapkan dengan banyaknya permasalahan ekonomi.

Mungkin saya hanya ingin memberikan pandangan saya saja yang sederhana, sehingga kita semua bisa memahami. Saya menganalogikan begini, setiap manusia  disemua lapisan masyarakat pada dasarnya pasti memiliki yang namanya hasrat atau dengan istilah lain yakni “libido”. Ketika berbicara tentang politik tentulah kita berbicara hal tentang libido politik dan hampir semua orang memiliki itu meskipun itu tanpa disadari. Bahkan saat kita mengatakan “saya tidak suka politik” sebenarnya hal ini pada dasarnya menunjukkan bahwa dalam diri kita  memiliki hasrat atau libido pada politik, perumpamaannya jika kita mempunyai hasrat kepada seseorang maka apapun yang dilakukannya pasti akan jadi perhatian kita dengan menghasilkan berbagai kesimpulan entah baik maupun kata “saya tidak suka dengan dia” dan itu diucapkan bisa berulang - ulang yang semakin menunjukkan bahwa kita peduli dengan dia. Berbeda lagi jika benar - benar kita yang tidak suka maka kita lebih bersikap acuh tak acuh atau apatis

Mengingat hai ini maka perlu adanya cara agar hasrat atau libido politik ini tersalurkan dan cara itu adalah membangun sebuah sistem yang bisa menyalurkan hasrat politik diseluruh tingkat masyarakat dan sistem ini dapat dijalankan sekaligus mengedukasi bagaimana kita belajar sebagai seorang pemimpin untuk ligkungan masyarakat dari yang terkecil,  dalam permisalan begini, untuk menjadi Ketua RT syaratnya ada lingkungan masyarakat, ingin jadi ketua RW syaratnya pernah menjadi ketua RT dan begitu seterusnya berjenjang dan berkala. Untuk mengikuti Pemilihan Legisatif Daerah Tingkat II setidaknya pernah terlibat di kegiatan kemasyarakatan setngkat kecamatan dan begitu seterusnya ketingkat masyarakat yang lebih luas bahkan mungkin bisa menjadi referensi masyarakat nantinya untuk ke tingkat nasional.

Jika sistem itu bisa berjalan maka masyarakat bisa lebih objektif dalam menyikapi dinamika politik yang selama ini selalu meningkatkan tensi politik dan bisa menimbulkan perpecahan, tercerai berai dan mengancam kedaulatan NKRI.

Semoga tulisan singkat saya ini bisa bermanfaat baik buat saya mupun kita semua, terima kasih.


#ekahope
#sayaindonesia




Share:

Sabtu, 01 Oktober 2016

Queena Allyse Rafa Darmawan


Disaat Putri pertama saya lahir (Mataram,11 Maret 2012), antara bahagia dan sedih bercampur. Perasaan bahagia itu saya rasakan karena mengetahui putri pertama dan anak pertama saya dapat lahir ke dunia dalam keadaan sehat dan cantik. Sedihnya, karena saya yang berbeda lokasi  dan pekerjaan sehingga  tidak bisa melihat langsung dan butuh beberapa hari untuk dapat melihat, mencium, menggendong putriku.

Queena Allyse Rafa Darmawan, nama yang sudah saya persiapkan sejak ratu kecilku masih dalam kandungan. Queena.... Queena... Queena... nama itu selalu kusebut setiap saat, rasanya tidak ingin terlewatkan setiap gerak geriknya. Selama sebulan lebih sejak Queena bersamaku, lelah pasti terasa namun itu terbayarkan oleh besarnya rasa sayang kepadamu nak. Queena.... papa sayang Queena, kalimat itu saya selalu perdengarkan di telinganya. Peluk dan cium selalu kulakukan untuk ratu kecilku dan tak bosan - bosannya kulakukan selama bersamaku.

Kebahagiaan itu pun bertambah karena melihat Ibunda (Almarhumah Wahyunartie) tercinta yang sangat menyayangi cucu pertamanya. Beliau yang jauh di Fakfak karena harus menjalankan tugas mulianya sebagai guru, sampai yang sering sekali ke Surabaya hanya ingin bertemu cucu semata wayang saat itu. Ya.... katanya beliau "Ibu kangen Queena, ingin mengurus Queena".

Jadi bisa merasakan seperti apa Ibunda saya menyayangi saya kala itu.





Share:

Sabtu, 13 Februari 2016

SAYA INDONESIA

"SAYA INDONESIA" istilah kata ini menurut saya dua kata yang memiliki semangat yang sama dengan istilah kata Persatuan dan Kesatuan, dan istilah itulah bagi saya sangat berarti bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai ini. Bermula dari Kata Saya Indonesia inilah saya ingin mengingatkan kita semua untuk menjaga keutuhan NKRI.

Melalui slogan Saya Indonesia ini saya ingin mengawali dari kegiatan untuk bersama - sama menjaga lingkungan sekitar kita, semoga gerakan ini bisa menjadi gerakan seluruh rakyat Indonesia.

Silahkan bagi siapa saja yang ingin berkontribusi dalam aksi ini bisa bersama - sama kita beraksi dalam wadah "SAYA INDONESIA".
 

Share:

Kamis, 23 April 2015

Rumah Penduduk asli Kabupaten Inta Jaya - Papua


Kalo kita berkunjung ke Intan Jaya - Papua, kita akan jumpai rumah unik ini, tinggi temboknya aja lebih kurang 1 meter. Ini adalah rumah penduduk asli masyarakat di Kabupaten Intan Jaya yang sebagain besar berprofesi sebagai petani. dan biasanya rumah ini banyak kita jumpai di dekat lahan pertanian. tetapi bagi masyarakat Kabupaten Intan Jaya - Papua yang sudah berprofesi lain seperti Pegawai Negeri Sipil (PNS) biasanya rumahnya sudah rumah konvensional meskipun non permanen. Kabupaten yang beribukota di Sugapa ini terdiri dari 7 suku asli diantaranya suku moni, suku dani, suku nduga, suku wolani, suku damal, suku lemwano dan suku dawa. suku terbesar di sana adalah suku moni.
Share:

Rabu, 22 April 2015

Kota Intan Jaya - Papua



Mungkin dibenak kita mendengar pusat kota sebuah kabupaten pastilah sama, dari segi jalan raya, pertokoannya, hiruk pikuk kendaraan yang lalu lalang atau mungkin banyaknya parkir tidak resmi yang membuat suasana makin nampak ramai dan meriah. 
Tapi itu semua tidak selalu, bahkan jauh dari apa yang ada dibenak kita semua. Ini saya kasih contoh salah satu pusat kota Intan Jaya di Papua, bahkan saya pun terkaget - kaget melihatnya. apalagi dengan kehebohan kita di pulau jawa untuk menghadapi pasar bebas dengan mengandalkan SDM berkualitaslah, sarana memadailah, sistem onlinelah yang lagi digembar gemborkan oleh Presiden Joko widodo saat ini.
ini bagi saya sangat - sangat tdk masuk akal tapi ada wujud nyatanya. Percayakah anda kalo ini pusat kota? apalagi di tanah yang sudah terkenal di seluruh penjuru dunia kekayaannya.
Semoga Kota Intan Jaya - Papua bisa bersaing dengan kota - kota lainnya.


Share:

Selasa, 07 April 2015

Sirup dan Sari Buah pala Fakfak (Asli)

Sirup Pala atau sari buah Pala mungkin ada sebagian orang belum tahu tapi bagi sebagian Orang yang tahu pasti tahu khasiatnya apalagi rasanya yang khas akan membuat kita ingin mencoba lagi. Bagi yang pernah mengkonsumsi sirup atau sari buah Pala ini terutama yang tinggal di Pulau Jawa pasti hanya terdapat sirup pala atau saribuah pala yang berasal dari Jawa Barat. Saat ini saya perkenalkan Sirup dan sari buah pala yang berasal dari Kota Pala Fakfak Papua Barat dengan khasiat yang tidak kalah dengan sirup Pala lainnya. konon katanya Pala lonjong yang menjadi bahan baku sirup dan sari buah ini memliki kandungan lebih dibandingkan pala jenis bulat. Untuk yang berada di Pulau Jawa dan sekitarnya tidak usah bingung, kami di surabaya menyediakan sirup dan sari buah pala ini yang didatangkan langsung dari fakfak Papua Barat. silahkan Hubungi 031-8712887.
Share:

Senin, 06 April 2015

Manokwari berdarah


Beberapa waktu lalu saya dikabari sahabat saya di Manokwari Papua Barat telah terjadi Pembunuhan sadis yang menimpa salah seorang pria warga asli suku mandacan. entah apa yang menjadi penyebabnya, yang jelas sempat terjadi situasi mencekam karna ada aksi balasan dari pihak yang menjadi korban.
Kejadian yang terjadi di sebuah pasar pada pagi hari itu sungguh mengagetkan seluruh pengunjung pasar dan seluruh pengunjung pasar tak berdaya melihat si pelaku pembunuhan dengan santainya meninggalkan TKP dan seakan akan sudah sangat Profesional. hingga saat ini saya juga blm mendapat kabar kelanjutan dari kejadian itu. semoga situasi di Manokwari khsusnya dan Papua Barat umumnya tetap kondusif sehingga roda pemerintahan dapat berjalan dengan baik.
Share:

Informasi